5 Alasan Penting Mengapa Anak perlu Mondok di Pesantren

5 Alasan Penting mengapa Anak perlu Mondok di Pesantren

Semakin tumbuhnya Pondok Pesantren di Indonesia merupakan angin segar dan kabar gembira bagi ummat Islam Indonesia agar lebih mempertimbangkan lagi terhadap masa depan anak yang saat ini lingkungan sekitar semakin tidak tahu arah. Pesantren adalah salah satu tonggak kebangkitan dan kemajuan ummat Islam. Tidak akan menyesal bagi orang tua yang merelakan dan mengikhlaskan anak untuk tumbuh dan berkembang di lingkungan pesantren. Banyak sekali manfaat yang akan didapat ketika kita berani dan mau untuk memberikan pendidikan kepada anak di Pesantren.

Berikut 5 alasan penting memasukkan anak ke pesantren :

1. Lebih Mandiri

Menjadikan anak mandiri adalah kewajiban orangtua. Agar nanti ketika anak sudah dewasa dan berada di dunia kerja, anak siap atas segala hal dan keadaan yang akan dihadapi dikemudian hari. Mengajarkan anak untuk mandiri adalah salah satu cara orang tua untuk mendidik agar si anak tidak selalu bergantung kepafda orangtua atau orang disekitarnya. Hal ini berarti kewajiban orang tua adalah menjadikan anak untuk lebih mandiri.

Melatih anak untuk mandiri, pesantren memberikan pendidikan agar semua santri memiliki jiwa mandiri. Karena di Pesantren tidak ada orangtua dan orang terdekatnya maka santri harus bisa bertahan hidup dibawah aturan yang ada di pesantren. Dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi para santri melakukannya secara pribadi dan mandiri.
Yang biasanya ketika dirumah semua sudah tersedia dan dibantu orangtua dalam menyelesaikan suatu kegiatan pribadi, di Pesantren santri benar-benar diajarkan untuk hidup mandiri dan dibekali pengetahuan cara menjadi anak yang bertanggung jawab untuk dirinya sendiri.

2. Orang Tua Tenang

Tidak bisa dipungkiri dizaman yang semakin maju dan kompleks ini banyak orangtua yang suami maupun istri sama-sama bekerja untuk membiayai kehidupan rumah tangganya, tidak terkecuali untuk membiayai kehidupan dan pendidikan anak tercinta. Apalagi saat ini lingkungan rumah yang memiliki nilai negatif sangat berpengaruh pada pertumbuhan anak.
Dengan memasukkan anak ke Pesantren adalah pilihan yang tepat dan cermat bagi orangtua yang benar-benar memperhatikan pendidikan dan pertumbuhan anak tercinta. Memasukkan anak ke Pesantren juga membuat orangtua tenang karena di pesantren selalu di awasi 24 jam oleh para pengurus pesantren. Diawasi dengan kasih sayang dan diajari hal-hal yang baik untuk perkembangan akhlak dan adab anak. Hal ini yang menjadikan orang tua semakin tenang dirumah dan lebih fokus untuk bekerja agar anak tetap mempunyai pendidikan yang layak serta mempunyai pribadi yang baik.

3. Belajar Ilmu Agama

Saat ini permasalahan dunia sangat kompleks. Maka wajib bagi kita untuk mengetahui solusi dari masalah dan kebingungan kita terhadap hal yang berkaitan dengan hukum agama. Agama Islam memberikan solusi disegala lini kehidupan yang tentunya semua didasari dengan dalil, baik dari Al-Qur’an maupun hadist.

Pesantren sendiri memberikan solusi itu yakni mencetak santri-santri yang berkompeten dalam permasalahan agama. Sehingga siap turun langsung ke masyarakat dengan bekal yang diberikan pesantren. Harapannya memberikan pencerahan dan solusi terhadap permasalahan masyarakat yang tentunya dengan landasan agama dan dalil yang kuat.

Belajar agama bukan berarti bisa menggurui mereka yang kurang paham terhadap agama, justru saling belajar dan berbagi ilmu pengetahuan tentang agama. Merangkul mereka yang kurang paham agama untuk diajak belajar agama dan mengamalkan ajaran-ajaran agama islam agar hidup lebih terarah kejalan yang diridhoi Allah SWT.

4. Melatih bersosialisasi dengan Orang Lain

Kita tahu bawah dalam kehidupan kita tidak terlepas dari campur tangan orang lain, kita hidup pasti akan membutuhkan bantuan orang lain, kita hidup selalu berhubungan dari manusia satu dengan yang lain. Adanya kerukunan, kekompakan, dan kebersamaan dalam masyarakat merupakan cara mendewasakan kita agar bisa lebih bijak lagi. Terutama kaitannya dalam permasalahan masyarakat yang harus diselesaikan dengan bijak dan baik.

Ketika anak dipesantren, mereka bertemu dengan teman dari berbagai daerah, dengan berbagai sifat dan kepribadian yang berbeda. Kemudian mereka dijadikan satu agar terjadi proses sosialisasi dalam bermasyarakat yang berskala kecil. Diajarkan cara menghormati dan menghargai setiap pendapat orang lain, diajarkan saling bergotong royong membantu teman yang kesulitan dan menciptakan kedamaian serta kerukunan dalam hidup dan bersosial. Itulah salah satu pendidikan yang akan diajarkan oleh pesantren yakni bagaimana bersosialisasi dengan orang lain.

5. Terlindung Dari Pengaruh Buruk Kehidupan Luar

Saat ini tekhnologi mengalami kemajuan, globalisasi mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin, mendekatkan yang jauh, memudahkan orang dalam kehidupan. Kemajuan tekhnologi memberikan dampak positif yang luar biasa hebatnya. Namun dari dampak positif tersebut tidak akan terlepas dari adanya dampak negatif juga. Apalagi tentang bagaimana berkehidupan dan bermasyarakat seseorang. Sejatinya semakin lama konten atau tayangan di media sosial juga memberikan pengaruh buruk seseorang dan lingkungan.

Untuk menghindari hal-hal negatif tersebut, sudah waktunya orangtua untuk berfikir demi kemajuan dan kesuksesan masa depan anaknya. Dengan memutuskan untuk memberikan pendidikan di pesantren merupakan solusi yang tepat karena di dalam pesantren memberikan energi positif dan lingkungan positif. Sehingga memberikan dampak positif untuk santri yang ada dipesantren. Terutama masalah akhlak dan adab yang sampai saat ini bangsa kita masih jauh dari adab. Maraknya anak muda yang slah dalam bergaul, dan kurangnya bekal agama karena dikalahkan dengan hal negatif dari kemajuan tekhnologi. Pesntren saat ini tidak hanya melulu belajar mengaji, banyak saat ini pesantren yang mulai memikirkan pendidikan dan pngetahuan umum untuk santri agar tidak tertinggal dengan pendidikan di sekolah umum lainnya.

Semoga hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi orangtua agar ikhlas dan percaya diri untuk memberikan pendidikan anak nya dipesantren. Kita harus yakin bahwa dengan mempelajari ilmu agama dapat menyelamatkan anak dan orangtua di dunia dan di akhira. Kita harus yakin bahwa ketika kita mengejar akhirat maka dunia akan mengikuti, dan tentunya kesuksesan akan diraih di dunia dan di akhirat. Aamiin