Menumbuhkan Keterampilan dan Kemandirian Santri

Menumbuhkan Keterampilan dan Kemandirian Santri

Kegiatan Alam Menumbuhkan Keterampilan dan Kemandirian Santri

Pesantren alam sabilul huda 

santri sedang menyemai bibit

Karangpandan– Dalam Upaya menubuhkan ketrampilan dan kemandirian Santri, Pesantren Alam Sabilulhuda Pandananyar mengadakan kegiatan penyemaina bibit cabai dan terong. Kegiatan yang dilakukan seperti berkebun dan menyemai bibit cabai, terong serta pemupukan pohon durian ini dilaksakana pada Selasa (3/7) di Pesantren Alam Sabilulhuda Pandananyar.

Kegiatan kemandirian santri ini rutin dibimbing oleh pengampu pelajaran pertanian oleh Bapak Zulius, santri yang ikut serta dalam kegiatan ini adalah santri putra. Kegiatan ini dilaksanakan langsung di Pesantren Alam Sabilulhuda Pandananyar.

Dalam kegiatan ini santri dilatih dengan tujuan melatih kemandirian serta peka terhadap lingkungan sekitar terutama terhadap alam. Membekali santri untuk mempunyai jiwa mandiri serta dapat berinteraksi dengan alam dan dapat memberikan bekal keterampilan ketahanan pangan bagi diri sendiri.

Program ini diikuti santri dengan antusias. Dari mulai berkebun, menyemai bibit cabai, terong, diajarkan cara memupuk pohon durian agar tumbuh subur. Dalam kegiatan pemupukan pohon durian, santri dikenalkan dengan pupuk cair organik yang merupakan salah satu karya dari Pandananyar Farm. Jadi selain memperkenalkan santri dengan alam, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan dan hasil karya dari Pandananyar Farm berupa pupuk cair organik.

Materi Kemandirian dilakukan pukul 07.30, sampai siang. Dalam hal ini pesantren Sabilulhuda Pandananyar ingin mencetak generasi Qur’an dengan wawasan luas mengenai alam dan lingkungan, pendidikan umum, serta keagamaan. Materi kemandirian ini adalah materi pokok dipesantren selain tahfidz. 

Salah satu harapan adanya pengenalan pertanian ini adalah agar kelak santri memiliki skill terkait pertanian sehingga dapat bermanfaat dalam menguatkan ketahanan pangan dilingkungan, keluarga dan diri sendiri sekaligus mengenalkan pertanian organik.

“Kegiatan ini sangat penting, dan saya sangat mendukung program ini” ujar Bapak Zulius.
Program ini akan terus dikembangkan dengan berbagai macam kegiatan lainnya yang tentu saja akan banyak manfaat nya untuk santri dan lingkungan sekitar. Selain untuk santri sendiri kegiatan ini juga diharapkan mampu diaplikasi kan ketika santri sudah lulus dan dapat berguna untuk orang lain dan lingkungan sekitar.

 Simak juga: 5 Alasan mondok di pesantren