Membangun Kedisiplinan Santri Sabilul Huda ekstra berkuda dan PBB

Membangun Kedisiplinan Santri Sabilul Huda ekstra berkuda dan PBB

Pesantrenalam.org- Pesantren Alam Sabilul Huda mengajak santri untuk melakukan kegiatan berkuda dan latihan baris berbaris.

Selain olah raga sunnah berupa berkuda juga olah raga sunnah memanah.

Kegiatan ekstrakurikuler santri kali ini dilaksanakan di Wisata Edukasi Sunnah Ar Rabbani (WEOS).

Kegiatan yang di pandu oleh ust mujahid dan mas aufa ini diharapkan bisa menjadi sarana untuk melatih santri menjadi lebih disiplin.

Hal tersebut disampaikan oleh ust Sodikin selaku pengasuh santri di pesantren alam Sabilul Huda.

Pesantren alam Memanah

Berkuda

Masih menurut beliau bahwa kegiatan ekstra seperti tersebut merupakan kegiatah rutin, namun untuk berenang biasanya dilakukan di kolam renang yahh lebih dekat dengan pesantren.

Kegiatan ekstrakurikuler dipesantren alam Sabilul Huda merupakan kegiatan tambahan bagi santri selain kegiatan utama adalah belajar dan menghafal Al-Qur’an.

Semoga dengan kegiatan ekstrakurikuler tersebut bisa menambah pengetahuan, pengalaman dan juga motivasi santri utnuk terus belajar. Sdk/pa

PESANTREN ALAM SABILUL HUDA KEHADIRAN MUSPICAM KARANGPANDAN

PESANTREN ALAM SABILUL HUDA KEHADIRAN MUSPICAM KARANGPANDAN

Sabilul Huda, Rabu 28 September 2022

Pesantren Alam Sabilul Huda menerima kunjungan dari Musyawarah Pimpinan Kecamatan ( Muspicam) karangpandan.

Kegiatan yang di inisiasi oleh Bapak Camat Karangpandan ini dimaksudkan sebagai silaturahmi umaro kepada para ulama di wilayah kecamatan karangpandan.

Hadir Bapak Camat Karangpandan Bp. Sugiyarto, Bapak kapolsek, Bapak Danramil serta Ibu Ida dari kantor Urusan Agama ( KUA) Karangpandan.  Sedangkan dari pihak Pesantren disambut dan dilayani oleh Ust. Sodikin selaku Ketua Yayasan  sekaligus pengasuh Pesantren.

Hari itu menurut bapak Camat sedianya akan melakukan kunjungan ke 3 pesantren dari total 22 pesantren yang menjadi agenda beliau.

Kegiatan ini selain sebagai bentuk silaturahmi juga dimaksudkan untuk menjalin hubungan yang baik antara pemerintah dengan pesantren.

Kegiatan ini berlangsung selama 1 jam sekaligus diakhiri dengan sesi foto bersama dan kemudian rombongan melanjutkan kunjungan di pesantren lainya.

Sod/sh

 

 

 

SABIL EL BARKAH MENGGELAR MANASIK UMROH

SABIL EL BARKAH MENGGELAR MANASIK UMROH

Sabilul Huda, Ahad 2 Oktober 2022

Sebanyak 45 calon jamaah umroh dari Biro Umroh Sabil el Barkah datang ke pesantren alam sabilul huda.

Selain berkunjung ke pesantren alam, pagi itu seluruh jamaah juga mengadakan manasik umroh di halaman dan pendopo pesantren.

Kegiatan ini merupakan agenda pekanan sebelum nanti pada saatnya berangkat.

Dipandu oleh Bp. H. Waluyo kegiatan tersebut berjalan lancar. Kegiatan ini juga dihadiri oleh Direktur Biro Perjalanan Umroh Sabil el Barkah Bp. H. Mukhlis Riyanto., SE.

Kegiatan yang berlangsung dari pukul 9.30 tersebut berakhir hingga datang waktu solat dzuhur. Acara di tutup dengan sholat dzuhur berjamaah dan makan siang bersama.

Semoga seluruh jamaah ibadah umrohnya diterima oleh Alloh menjadi ibadah yang mabrur. Aamiin

TERNYATA INI KEGIATAN YANG MEMBUAT ANAK SUKA DI PESANTREN ALAM SABILUL HUDA

TERNYATA INI KEGIATAN YANG MEMBUAT ANAK SUKA DI PESANTREN ALAM SABILUL HUDA

Karanganyar – Membangun karakter anak anak itu membutuhkan cara dan pendekatan yang berbeda. Hal inilah yang menjadi alasan mengapa kemudian Pesantren Alam Sabilul Huda mengadakan event camp sambil Mesantren. Religi Super Camp sebuah kegiatan pesantren kilat khas Pesantren Alam Sabilul Huda kembali digelar pada hari Sabtu dan Ahad, 23-24 Oktober 2021 di Pesantren Alam Sabilul Huda. Kegiatan yang berlangsung selama 2 hari 1 malam ini ditujukan untuk anak-anak yang duduk di bangku Sekolah Dasar/MI khususnya kelas 4, 5, dan 6 serta yang duduk di bangku SMP atau Sekolah Menengah Pertama.

Kegiatan seperti ini diagendakan untuk diadakan setiap satu bulan sekali ini Bertujuan untuk menumbukhan kebiasaan-kebiasaan positif pada anak yang sesuai dengan akhlak Qur’an yang sekarang mulai menjauh dari dalam diri kita.namun dengan cara yang fun dan menarik.

Melalui kegiatan Religi Super Camp ini, para peserta diajak untuk bersama sama mencintai kebersihan, kerapihan, tertib dan akhlak lainya. Peserta juga mendapatkan materi mengenal dan mencintai Nabi Muhammad SAW. Peserta diajak juga untuk menghafal Quran namun dengan cara sambil bermain, selain itu diisi juga dengan materi dobrak diri dan penguatan karakter, pembiasaan ibadah-ibadah sunnah kepada peserta.

Kegiatan bulanan yang diikuti oleh kurang lebih 14 orang anak dari beberapa daerah sekitar Kabupaten Karanganyar ini dimulai pada hari Sabtu siang, tepatnya pukul 13.00 WIB. Dimulai dengan pembukaan event yang dipimpin langsung oleh Ust. Muhammad Shodikin selaku Mudhir Pesantren Alam Sabilul Huda. Setelah dibuka, kegiatan berlanjut dengan penyampaian materi dan game-game edukasi untuk belajar Al-Qur’an. Kegiatan pada hari sabtu ditutup dengan sesi penyampaian materi oleh Ust. Muhammad Muslam dari Surakarta tentang Game Qur’an .

Jadwal Kegiatan

Kegiatan dilanjutkan lagi pada hari Ahad mulai pukul 03.30 WIB untuk sholat Tahajjud dilanjut dengan Sholat Shubuh berjamaah. Selesai sholat, terdapat waktu bebas bagi peserta sebelum dilanjutkan ke kegiatan selanjutnya yaitu Outbond yang dipandu oleh Kak Ardhi dari Badr Islamic Adventure. Para peserta terlihat sangat antusias dalam mengikuti serangkaian game-game yang diberikan. Selepas outbond, peserta dipersilakan untuk bersih-bersih diri dan mengemas barang-barang yang dibawa sebelum penutupan kegiatan.

Pukul 10.00 WIB kegiatan selesai. Acara penutupan kegiatan dilakukan di Masjid Nur Huda dengan dipimpin langsung oleh Ust. Shodikin selaku Mudhir Pondok Pesantren Alam Sabilul Huda. Dengan begitu, maka berakhirlah serangkaian kegiatan pada event Religi Super Camp Pesantren Alam Sabilul Huda. Semoga para peserta bisa mendapatkan kesan dan pengaruh positif dari kegiatan yang kami selenggarakan ini. Dan sampai jumpa di event selanjutnya.

Bagi yang belum pernah ikut, yuuuukkkk jangan mau ketinggalan!!!!!!

 

 

IKUT KAJIAN DI PESANTREN ALAM PULANGNYA DAPAT DURIAN

IKUT KAJIAN DI PESANTREN ALAM PULANGNYA DAPAT DURIAN

Karanganyar-AlhamduKajian Islam pesantren alamlillah, pekan lalu Pesantren Alam Sabilul Huda kembali menyelenggarakan kajian bersama warga di sekitar pondok. Tepatnya di hari Sabtu, 2 Oktober 2021 kemarin telah dilaksanakan kegiatan kajian rutin setiap sabtu malam.

Kali ini, kajian Sabtu malam Pesantren Alam Sabilul Huda dilaksanakan bersama Ust. Moch. Ridwanullah, Qori Ammar TV, serta Ust. Muh. Shodikin selaku Mudhir Pesantren Alam Sabilul Huda dengan mengusung tema “Mabit Qur’an”.

Dalam tausiyahnya, Ust. Ridwanullah lebih banyak bercerita bagaimana Al-Qur’an membawa hidupnya. Bagaimana Allah SWT menuntun hidup seseorang yang selalu disibukkan dengan Al-qur’an. Dimulai dari kenangan beliau ketika masih menempuh pendidikan di Pondok Pesantren Isy-Karima yang bermimpi ingin bisa mensyiarkan Al-Qur’an ke seluruh dunia hingga akhirnya bisa berkeliling dunia juga dengan Al-Qur’an. Semua hal tersebut terjadi hanya karena interaksi dan pengamalan beliau terhadap Al Qur’an. Kajian diakhiri dengan sesi tanya jawab serta do’a bersama Ust. Muh Shodikin.

   

Dan seperti biasa, kegiatan dilanjut dengan istirahat, kemudian bangun pukul 03.00 untuk Qiyamul Lail hingga menjelang waktu subuh. Setelah melaksanakan sholat subuh berjamaah, diakhiri sesi tausiyah pagi oleh Ust. Muh Shodiki untuk mengakhiri kegiatan tersebut.

Selain diikuti oleh warga desa sekitar pesantren, kajian kemarin juga diikuti oleh beberapa peserta dari luar daerah. Peserta terjauh yang datang berasal dari Ngawi, Jawa Timur. Alhamdulillah mendapat kenang-kenangan berupa durian jatuh dari Pesantren Alam Sabilul Huda.

Pesantren Alam Sabilul Huda Gelar Dauroh Pra Nikah

Pesantren Alam Sabilul Huda Gelar Dauroh Pra Nikah

Karanganyar – Membekali diri sebelum menuju ke pernikahan adalah hal yang sangat penting bagi para Singlelillah agar dapat meraih kehidupan pernikahan impian. Banyak singlelillah yang salah kaprah dalam mengartikan sebuah pernikahan impian, kehidupan pernikahan yang sakinah, mawaddah warahmah. Yang menimbulkan banyaknya kasus perceraian yang dikarenakan kurangnya ilmu yang dimiliki.

Dauroh pra nikah dauroh pra nikah

Maka dari itu, pada hari Sabtu tanggal 25 September 2021 kemarin, Pesantren Sabilul Huda mengadakan Daurah Pra Nikah dengan mengangkat tema Singlelillah Road to Jannah. Acara ini diadakan di kompleks Pesantren Alam Sabilul Huda di Dukuh Sepete, TohKuning, Karangpadan, Karanganyar. Kegiatan Daurah Pra Nikah ini insyaaAllah akan dilaksanakan berkesinambungan setiap satu bulan sekali.

Acara yang dimulai dari pukul 18.00 WIB ini terdiri dari beberapa rangkaian acara, diawali dengan acara Sholat Maghrib berjamaah di Masjid Nur Huda. Kemudian dilanjutkan dengan makan malam bersama disambung dengan pelaksanaan Sholat Isya’ berjamaah. Ba’da Isya masuk acara inti yaitu penyampaian materi dari Ustadz Yosi Al Muzanni. Beliau adalah founder Klik Nikah dan juga penulis buku Nikaphobia.

Kegiatan ini diikuti oleh 17 peserta akhwat serta 2 peserta ikhwan dari daerah Solo dan sekitarnya, ditambah dengan jamaah masjid Nur Huda yang juga antusias untuk mengikuti kajian tersebut.

Membahas tentang pernikahan memang sangat menarik dan tidak ada habisnya. Para peserta terlihat antusias dengan materi yang disampaikan oleh Ustadz Yosi. Diselingi tawa para peserta kajian karena jokes-jokes yang dilontarkan Ustadz Yosi di sela-sela materi yang beliau sampaikan. Kajian di akhiri dengan beberapa tips ketika memilih pasangan dari Ustadz Yosi dan tanya jawab dengan peserta. Kemudian dilanjutkan dengan doa dan munajat yang dipimpin oleh Ustadz Shodikin selaku Mudhir Pesantren Alam Sabilul Huda.

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan Qiyamul Lail pada Minggu, 26 September 2021 dini hari pukul 03.30 WIB, sholat shubuh berjamaah yang disambung dengan tausiyah dari Ustadz Shodikin yang membahas tentang 4 visi dalam membangun keluarga yang menjadi penutup rangkaian kegiatan Daurah Pra Nikah Pesantren Alam Sabilul Huda. ( Nana/red )

 

 

Artikel lainya

PESANTREN ALAM SABILUL HUDA SELENGGARAKAN KAJIAN BERSAMA WARGA

PESANTREN ALAM SABILUL HUDA SELENGGARAKAN KAJIAN BERSAMA WARGA

Karanganyar – Sabtu, 18 September 2021 Pesantren Alam Sabilul Huda menyelenggarakan kegiatan pengajian bertajuk SAT-NIGHT PESANTREN ALAM SABILUL HUDA yang dilakukan secara offline di kompleks Pesantren Alam Sabilul Huda dengan tetap menjaga protokol kesehatan.

Kegiatan ini merupakan kegiatan perdana Pesantren Alam Sabilul Huda sejak pesantren ini didirikan di akhir tahun 2020 kemarin. Dengan mengusung harapan melalui diselenggarakannya kegiatan-kegiatan ini nantinya Pesantren Alam Sabilul Huda dapat lebih dikenal dan dapat menjadi media dakwah di masyarakat sekitar Solo Raya khususnya dan akan meluas hingga ke seluruh Indonesia.  

pesantren alam sabilul huda

Pesantren Alam Sabilul Huda mengawali langkah perjuangan dakwah ini dengan menyelenggarakan kegiatan pengajian di hari Sabtu, malam Minggu yang di hadiri oleh warga di sekitar lingkungan Pesantren Alam Sabilul Huda yang tidak lain adalah jamaah Masjid Nur Huda.

Pengajian yang dimulai dari pukul 19.30 malam ini diawali dengan pembukaan serta sambutan dari Ust. Muhammad Sodikin selaku Kepala Pondok Pesantren Alam Sabilul Huda. Dilanjutkan dengan pembacaan ayat suci Al-Qur’an kemudian dilanjutkan ke acara inti yang disampaikan oleh Ust. Sholikhin Abu Izzudin atau biasa disapa Pak Shol.

Dengan mengangkat tema “re-Connect with Qur’an”, ditujukan agar dapat kembali mendekatkan kita, civitas Pesantren Alam Sabilul Huda serta warga sekitar kepada ayat-ayat Allah SWT melalui kegiatan tersebut.

“Bulan dimana Al-Qur’an diturunkan, yaitu Bulan Ramadhan menjadi bulan paling mulia. Rasul yang mendapatkan kitab Al-Qur’an menjadi Rasul Allah yang paling mulia, Rasulullah SAW. Tempat dimana Al-Qur’an diturunkan menjadi kota paling mulia yaitu Makkah dan Madinah” tutur Pak Shol dalam ceramahnya.

 

    

Karena hal inilah, ketika diawali dengan memuliakan Al-Qur’an maka diharapkan kemuliaan Al-Qur’an dapat memberikan kemuliaan kepada Pondok Pesantren Sabilul Huda, warga dan lingkungan sekitar dimana Pesantren Alam Sabilul Huda berada. Selain itu, semoga kemuliaan Al-Qur’an juga dapat turut serta mendampingi perjalanan dakwah Pesantren Alam Sabilul Huda kedepannya. Aamiin

 
 
 
 
Keutamaan Menghafal Al Quran

Keutamaan Menghafal Al Quran

KEUTAMAAN MENGHAFAL AL-QUR’AN 

keutamaan menghafal al quran

Menghafal Alquran termasuk ibadah sebagai tujuan hidup dalam Islam jika, dilakukan ikhlas karena Allah dan bukan untuk mengharapkan pujian di dunia sebagaimana fungsi alquran dalam kehidupan dan keajaiban alquran di dunia.

 Bahkan salah satu ciri orang yang berilmu menurut standar Alquran adalah mereka yang memiliki hafalan Alquran sebagai cara dan bentuk manfaat membaca alquran setiap hari, Allah berfirman,

بَلْ هُوَ آَيَاتٌ بَيِّنَاتٌ فِي صُدُورِ الَّذِينَ أُوتُوا الْعِلْمَ وَمَا يَجْحَدُ بِآَيَاتِنَا إِلَّا الظَّالِمُونَ

Bahkan, Alquran itu adalah ayat-ayat yang nyata, yang ada di dalam dada orang-orang yang diberi ilmu..(QS. al-Ankabut: 49).

Berikut adalah 13 Keutamaan Menghafal Al Quran bagi kehidupan dunai dan akhirat.

1. Hati Tidak Akan Pernah Merasa Kosong

Dalam hadis yang diriwayatkan oleh Ibnu Abbas secara marfu:
“Orang yang tidak mempunyai hafalan Alquran sedikitpun adalah seperti rumah kumuh yang mau runtuh”. (Hadis diriwayatkan oleh Tirmizi dari Ibnu Abbas (2914), ia berkata hadis ini hasan sahih).

2. Memperoleh penghormatan dari Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam

Dari Abi Hurairah Radiyallahu ‘anhu ia berkata: Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam mengutus satu utusan yang terdiri dari beberapa orang. Kemudian Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam mengecek kemampuan membaca dan hafalan Al Qur’an mereka: setiap laki-laki dari mereka ditanyakan sejauh mana hafalan Alquran-nya. Kemudian seseorang yang paling muda ditanya oleh Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam :”Berapa banyak Alquran yang telah engkau hafal, hai Fulan?” ia menjawab: aku telah menghafal surah ini dan surah ini, serta surah Al-Baqarah. Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam kembali bertanya: “Apakah engkau hafal surah Al-Baqarah?” Ia menjawab: Betul.

Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda:”Pergilah, dan engkau menjadi ketua rombongan itu!”. Salah seorang dari kalangan mereka yang terhormat berkata: Demi Allah, aku tidak mempelajari dan menghafal surah Al-Baqarah semata karena takut aku tidak dapat menjalankan isinya.

Mendengar komentar itu, Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda: “Pelajarilah Alquran dan bacalah, karena perumpamaan orang mempelajari Alquran dan membacanya, adalah seperti tempat bekal perjalanan yang diisi dengan minyak misik, wanginya menyebar ke mana-mana. Sementara orang yang mempelajarinya kemudian dia tidur -dan dalam dirinya terdapat hafalan Alquran- adalah seperti tempat bekal perjalanan yang disambungkan dengan minyak misik”

(Hadis diriwayatkan oleh Tirmizi dan ia menilainya hadis hasan (2879), dan lafazh itu darinya. Serta oleh Ibnu Majah secara ringkas (217), Ibnu Khuzaimah (1509), Ibnu Hibban dalam sahihnya (Al Ihsaam 2126), dan dalam sanadnya ada ‘Atha, Maula, Abi Ahmad, yang tidak dinilai terpecaya kecuali Ibnu Hibban).

3. Mengenakan Mahkota Kehormatan

Dari Abu Hurairah radhiyallahu ‘anhu, Nabi shallallahu ‘alaihi wa sallam bersabda,

يَجِىءُ الْقُرْآنُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ فَيَقُولُ يَا رَبِّ حَلِّهِ فَيُلْبَسُ تَاجَ الْكَرَامَةِ ثُمَّ يَقُولُ يَا رَبِّ زِدْهُ فَيُلْبَسُ حُلَّةَ الْكَرَامَةِ ثُمَّ يَقُولُ يَا رَبِّ ارْضَ عَنْهُ فَيَرْضَى عَنْهُ فَيُقَالُ لَهُ اقْرَأْ وَارْقَ وَتُزَادُ بِكُلِّ آيَةٍ حَسَنَةً

Alquran akan datang pada hari kiamat, lalu dia berkata, “Ya Allah, berikan dia perhiasan.” Lalu Allah berikan seorang hafiz Alquran mahkota kemuliaan. Alquran meminta lagi, “Ya Allah, tambahkan untuknya.” Lalu dia diberi pakaian perhiasan kemuliaan. Kemudian dia minta lagi, “Ya Allah, ridhai dia.” Allah-pun meridhainya. Lalu dikatakan kepada hafiz quran, “Bacalah dan naiklah, akan ditambahkan untukmu pahala dari setiap ayat yang kamu baca. (HR. Turmudzi 3164 dan beliau menilai Hasan shahih).

4. Kebahagiaan Bagi Kedua Orang Tua

Sabda Rasulullah saw.:

“Dari Buraidah Al Aslami ra, ia berkata bahawasanya ia mendengar Rasulullah saw. bersabda: “Pada hari kiamat nanti, Alquran akan menemui penghafalnya ketika penghafal itu keluar dari kuburnya. Alquran akan berwujud seseorang dan ia bertanya kepada penghafalnya: “Apakah anda mengenalku?”

Penghafal tadi menjawab; “saya tidak mengenal kamu.” Alquran berkata; “saya adalah kawanmu, Alquran yang membuatmu kehausan di tengah hari yang panas dan membuatmu tidak tidur pada malam hari. Sesungguhnya setiap pedagang akan mendapat keuntungan di belakang dagangannya dan kamu pada hari ini di belakang semua dagangan.

Maka penghafal Alquran tadi diberi kekuasaan di tangan kanannya dan diberi kekekalan di tangan kirinya, serta di atas kepalanya dipasang mahkota perkasa. Sedang kedua orang tuanya diberi dua pakaian baru lagi bagus yang harganya tidak dapat dibayar oleh penghuni dunia keseluruhannya.

Kedua orang tua itu lalu bertanya: “kenapa kami di beri dengan pakaian begini?” Kemudian dia menjawab, “kerana anakmu hafal Alquran.”

Kemudian kepada penghafal Alquran tadi diperintahkan, “bacalah dan naiklah ketingkat-tingkat syurga dan kamar-kamarnya.” Maka ia pun terus naik selagi ia tetap membaca, baik bacaan itu cepat atau perlahan (tartil).

5. Mendapatkan Tempat yang Tinggi di Surga

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:

“Dari Sisyah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata, bahawasanya Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam bersabda; jumlah tingkatan-tingkatan surga sama dengan jumlah ayat-ayat Al Qur’an. Maka tingkatan surga yang dimasuki oleh penghafal Al Qur’an adalah tingkatan yang paling atas, di mana tidak ada tingkatan lagi sesudah itu.

 Baca juga: Pendaftaran Santri Program Tahfidz telah dibuka

6. Penghafal Al Qur’an adalah keluarga Allah ‘Azza wa Jalla

“Sesungguhnya Allah mempunyai keluarga diantara manusia, para sahabat bertanya, “Siapakah mereka ya Rasulullah?” Rasul menjawab, “Para ahli Alquran. Merekalah keluarga Allah dan pilihan-pilihan-Nya.” (HR. Ahmad)

7. Hatinya terbebas dari siksa

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam

” Dari Abdullah Bin Mas’ud Radhiyallahu ‘anhu dari Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam Baginda bersabda: ” bacalah Alquran karena Allah tidak akan menyiksa hati orang yang hafal Alquran. Sesungguhanya Alquran ini adalah hidangan Allah, siapa yang memasukannya ia akan aman. Dan barangsiapa yang mencintai Alquran maka hendaklah ia bergembira”.

8. Mendapatkan Kehormatan Dari Sesama Manusia

“Yang menjadi imam suatu kaum adalah yang paling banyak hafalannya”. (HR. Muslim)

Dari Abu Hurairah ia berkata, “Telah mengutus Rasulullah saw. sebuah delegasi yang banyak jumlahnya, kemudian Rasul mengetes hafalan mereka, kemudian satu per satu disuruh membaca apa yang sudah dihafal, maka sampailah pada Shahabi yang paling muda usianya, beliau bertanya, “Surat apa yang kau hafal? Ia menjawab,”Aku hafal surat ini.. surat ini.. dan surat Al Baqarah.” Benarkah kamu hafal surat Al Baqarah?” Tanya Nabi lagi. Shahabi menjawab, “Benar.” Nabi bersabda, “Berangkatlah kamu dan kamulah pemimpin delegasi.” (HR. At-Turmudzi dan An-Nasa’i)

“Adalah nabi mengumpulkan di antara dua orang syuhada Uhud kemudian beliau bersabda, “Manakah diantara keduanya yang lebih banyak hafal Alqur’an, ketika ditunjuk kepada salah satunya, maka beliau mendahulukan pemakamannya di liang lahat.” (HR. Bukhari)

9. Mendapat syafaat dari Alquran

“PenghafAlquran akan datang pada hari kiamat dan AlQuran berkata: “Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia. Kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan). AlQuran kembali meminta: Wahai Tuhanku, ridhailaih dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga). Dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (HR Tirmidzi)

10. Disayang oleh Rasulullah

Sabda Rasulullah Shallallahu ‘alayhi wasallam:

“Dari Jabir Bin Abdullah Radhiyallahu ‘anhu Bahawa Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam menyatukan dua orang dari orang-orang yang gugur dalam perang uhud dalam satu liang lahad. Kemudian nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam bertanya, “dari mereka berdua siapakah paling banyak hafal Al Qur’an?” apabila ada orang yang dapat menunjukkan kepada salah satunya, maka Nabi Shallallahu ‘alayhi wasallam memasukkan mayat itu terlebih dahulu ke liang lahat”.

11. Mendapat syafaat dari Alquran

“Penghafal Alquran akan datang pada hari kiamat dan Alquran berkata: “Wahai Tuhanku, bebaskanlah dia. Kemudian orang itu dipakaikan mahkota karamah (kehormatan). Alquran kembali meminta: Wahai Tuhanku, ridhailah dia, maka Allah meridhainya. Dan diperintahkan kepada orang itu, bacalah dan teruslah naiki (derajat-derajat surga). Dan Allah menambahkan dari setiap ayat yang dibacanya tambahan nikmat dan kebaikan.” (HR Tirmidzi)

12. Termasuk sebaik-baik manusia

“Sebaik-baik orang di antara kalian adalah orang yang mempelajari Alqurandan mengajarkannya” (HR. Bukhari).

Demikian keutaman menghafal Al Quran, semoga kita adalah salah satu yang termasuk didalamnya. aamiin

 

Menumbuhkan Keterampilan dan Kemandirian Santri

Menumbuhkan Keterampilan dan Kemandirian Santri

Kegiatan Alam Menumbuhkan Keterampilan dan Kemandirian Santri

Pesantren alam sabilul huda 

santri sedang menyemai bibit

Karangpandan– Dalam Upaya menubuhkan ketrampilan dan kemandirian Santri, Pesantren Alam Sabilulhuda Pandananyar mengadakan kegiatan penyemaina bibit cabai dan terong. Kegiatan yang dilakukan seperti berkebun dan menyemai bibit cabai, terong serta pemupukan pohon durian ini dilaksakana pada Selasa (3/7) di Pesantren Alam Sabilulhuda Pandananyar.

Kegiatan kemandirian santri ini rutin dibimbing oleh pengampu pelajaran pertanian oleh Bapak Zulius, santri yang ikut serta dalam kegiatan ini adalah santri putra. Kegiatan ini dilaksanakan langsung di Pesantren Alam Sabilulhuda Pandananyar.

Dalam kegiatan ini santri dilatih dengan tujuan melatih kemandirian serta peka terhadap lingkungan sekitar terutama terhadap alam. Membekali santri untuk mempunyai jiwa mandiri serta dapat berinteraksi dengan alam dan dapat memberikan bekal keterampilan ketahanan pangan bagi diri sendiri.

Program ini diikuti santri dengan antusias. Dari mulai berkebun, menyemai bibit cabai, terong, diajarkan cara memupuk pohon durian agar tumbuh subur. Dalam kegiatan pemupukan pohon durian, santri dikenalkan dengan pupuk cair organik yang merupakan salah satu karya dari Pandananyar Farm. Jadi selain memperkenalkan santri dengan alam, kegiatan ini juga memperkenalkan pemanfaatan dan hasil karya dari Pandananyar Farm berupa pupuk cair organik.

Materi Kemandirian dilakukan pukul 07.30, sampai siang. Dalam hal ini pesantren Sabilulhuda Pandananyar ingin mencetak generasi Qur’an dengan wawasan luas mengenai alam dan lingkungan, pendidikan umum, serta keagamaan. Materi kemandirian ini adalah materi pokok dipesantren selain tahfidz. 

Salah satu harapan adanya pengenalan pertanian ini adalah agar kelak santri memiliki skill terkait pertanian sehingga dapat bermanfaat dalam menguatkan ketahanan pangan dilingkungan, keluarga dan diri sendiri sekaligus mengenalkan pertanian organik.

“Kegiatan ini sangat penting, dan saya sangat mendukung program ini” ujar Bapak Zulius.
Program ini akan terus dikembangkan dengan berbagai macam kegiatan lainnya yang tentu saja akan banyak manfaat nya untuk santri dan lingkungan sekitar. Selain untuk santri sendiri kegiatan ini juga diharapkan mampu diaplikasi kan ketika santri sudah lulus dan dapat berguna untuk orang lain dan lingkungan sekitar.

 Simak juga: 5 Alasan mondok di pesantren

5 Alasan Penting Mengapa Anak perlu Mondok di Pesantren

5 Alasan Penting Mengapa Anak perlu Mondok di Pesantren

5 Alasan Penting mengapa Anak perlu Mondok di Pesantren

Semakin tumbuhnya Pondok Pesantren di Indonesia merupakan angin segar dan kabar gembira bagi ummat Islam Indonesia agar lebih mempertimbangkan lagi terhadap masa depan anak yang saat ini lingkungan sekitar semakin tidak tahu arah. Pesantren adalah salah satu tonggak kebangkitan dan kemajuan ummat Islam. Tidak akan menyesal bagi orang tua yang merelakan dan mengikhlaskan anak untuk tumbuh dan berkembang di lingkungan pesantren. Banyak sekali manfaat yang akan didapat ketika kita berani dan mau untuk memberikan pendidikan kepada anak di Pesantren.

Berikut 5 alasan penting memasukkan anak ke pesantren :

1. Lebih Mandiri

Menjadikan anak mandiri adalah kewajiban orangtua. Agar nanti ketika anak sudah dewasa dan berada di dunia kerja, anak siap atas segala hal dan keadaan yang akan dihadapi dikemudian hari. Mengajarkan anak untuk mandiri adalah salah satu cara orang tua untuk mendidik agar si anak tidak selalu bergantung kepafda orangtua atau orang disekitarnya. Hal ini berarti kewajiban orang tua adalah menjadikan anak untuk lebih mandiri.

Melatih anak untuk mandiri, pesantren memberikan pendidikan agar semua santri memiliki jiwa mandiri. Karena di Pesantren tidak ada orangtua dan orang terdekatnya maka santri harus bisa bertahan hidup dibawah aturan yang ada di pesantren. Dari mulai bangun tidur hingga tidur lagi para santri melakukannya secara pribadi dan mandiri.
Yang biasanya ketika dirumah semua sudah tersedia dan dibantu orangtua dalam menyelesaikan suatu kegiatan pribadi, di Pesantren santri benar-benar diajarkan untuk hidup mandiri dan dibekali pengetahuan cara menjadi anak yang bertanggung jawab untuk dirinya sendiri.

2. Orang Tua Tenang

Tidak bisa dipungkiri dizaman yang semakin maju dan kompleks ini banyak orangtua yang suami maupun istri sama-sama bekerja untuk membiayai kehidupan rumah tangganya, tidak terkecuali untuk membiayai kehidupan dan pendidikan anak tercinta. Apalagi saat ini lingkungan rumah yang memiliki nilai negatif sangat berpengaruh pada pertumbuhan anak.
Dengan memasukkan anak ke Pesantren adalah pilihan yang tepat dan cermat bagi orangtua yang benar-benar memperhatikan pendidikan dan pertumbuhan anak tercinta. Memasukkan anak ke Pesantren juga membuat orangtua tenang karena di pesantren selalu di awasi 24 jam oleh para pengurus pesantren. Diawasi dengan kasih sayang dan diajari hal-hal yang baik untuk perkembangan akhlak dan adab anak. Hal ini yang menjadikan orang tua semakin tenang dirumah dan lebih fokus untuk bekerja agar anak tetap mempunyai pendidikan yang layak serta mempunyai pribadi yang baik.

3. Belajar Ilmu Agama

Saat ini permasalahan dunia sangat kompleks. Maka wajib bagi kita untuk mengetahui solusi dari masalah dan kebingungan kita terhadap hal yang berkaitan dengan hukum agama. Agama Islam memberikan solusi disegala lini kehidupan yang tentunya semua didasari dengan dalil, baik dari Al-Qur’an maupun hadist.

Pesantren sendiri memberikan solusi itu yakni mencetak santri-santri yang berkompeten dalam permasalahan agama. Sehingga siap turun langsung ke masyarakat dengan bekal yang diberikan pesantren. Harapannya memberikan pencerahan dan solusi terhadap permasalahan masyarakat yang tentunya dengan landasan agama dan dalil yang kuat.

Belajar agama bukan berarti bisa menggurui mereka yang kurang paham terhadap agama, justru saling belajar dan berbagi ilmu pengetahuan tentang agama. Merangkul mereka yang kurang paham agama untuk diajak belajar agama dan mengamalkan ajaran-ajaran agama islam agar hidup lebih terarah kejalan yang diridhoi Allah SWT.

4. Melatih bersosialisasi dengan Orang Lain

Kita tahu bawah dalam kehidupan kita tidak terlepas dari campur tangan orang lain, kita hidup pasti akan membutuhkan bantuan orang lain, kita hidup selalu berhubungan dari manusia satu dengan yang lain. Adanya kerukunan, kekompakan, dan kebersamaan dalam masyarakat merupakan cara mendewasakan kita agar bisa lebih bijak lagi. Terutama kaitannya dalam permasalahan masyarakat yang harus diselesaikan dengan bijak dan baik.

Ketika anak dipesantren, mereka bertemu dengan teman dari berbagai daerah, dengan berbagai sifat dan kepribadian yang berbeda. Kemudian mereka dijadikan satu agar terjadi proses sosialisasi dalam bermasyarakat yang berskala kecil. Diajarkan cara menghormati dan menghargai setiap pendapat orang lain, diajarkan saling bergotong royong membantu teman yang kesulitan dan menciptakan kedamaian serta kerukunan dalam hidup dan bersosial. Itulah salah satu pendidikan yang akan diajarkan oleh pesantren yakni bagaimana bersosialisasi dengan orang lain.

5. Terlindung Dari Pengaruh Buruk Kehidupan Luar

Saat ini tekhnologi mengalami kemajuan, globalisasi mengubah yang tidak mungkin menjadi mungkin, mendekatkan yang jauh, memudahkan orang dalam kehidupan. Kemajuan tekhnologi memberikan dampak positif yang luar biasa hebatnya. Namun dari dampak positif tersebut tidak akan terlepas dari adanya dampak negatif juga. Apalagi tentang bagaimana berkehidupan dan bermasyarakat seseorang. Sejatinya semakin lama konten atau tayangan di media sosial juga memberikan pengaruh buruk seseorang dan lingkungan.

Untuk menghindari hal-hal negatif tersebut, sudah waktunya orangtua untuk berfikir demi kemajuan dan kesuksesan masa depan anaknya. Dengan memutuskan untuk memberikan pendidikan di pesantren merupakan solusi yang tepat karena di dalam pesantren memberikan energi positif dan lingkungan positif. Sehingga memberikan dampak positif untuk santri yang ada dipesantren. Terutama masalah akhlak dan adab yang sampai saat ini bangsa kita masih jauh dari adab. Maraknya anak muda yang slah dalam bergaul, dan kurangnya bekal agama karena dikalahkan dengan hal negatif dari kemajuan tekhnologi. Pesntren saat ini tidak hanya melulu belajar mengaji, banyak saat ini pesantren yang mulai memikirkan pendidikan dan pngetahuan umum untuk santri agar tidak tertinggal dengan pendidikan di sekolah umum lainnya.

Semoga hal ini dapat menjadi pertimbangan bagi orangtua agar ikhlas dan percaya diri untuk memberikan pendidikan anak nya dipesantren. Kita harus yakin bahwa dengan mempelajari ilmu agama dapat menyelamatkan anak dan orangtua di dunia dan di akhira. Kita harus yakin bahwa ketika kita mengejar akhirat maka dunia akan mengikuti, dan tentunya kesuksesan akan diraih di dunia dan di akhirat. Aamiin