ArtikelPesantren

Santri Pesantren Alam Sabilul Huda Belajar Membuat Kolam Aquaponik dengan Memanfaatkan Barang Bekas

Pesantren Alam Sabilul Huda terus berinovasi dalam menciptakan lingkungan belajar yang berkelanjutan dan bermanfaat bagi para santri. Salah satu program yang sedang dilaksanakan adalah pelatihan pembuatan kolam aquaponik dengan memanfaatkan sumberdaya lokal. Program ini bertujuan untuk memberikan keterampilan baru bagi santri, mendukung kemandirian pangan pesantren, serta menjaga kelestarian lingkungan.

Pemanfaatan Sumberdaya Lokal

Dalam proyek kolam aquaponik ini, para santri diajarkan untuk memanfaatkan bahan-bahan yang ada di sekitar pesantren. Mereka menggunakan drum bekas sebagai wadah ikan, pipa bekas sebagai saluran air, dan berbagai bahan daur ulang lainnya untuk membangun sistem aquaponik. Pendekatan ini tidak hanya menghemat biaya, tetapi juga mengajarkan kepada santri tentang pentingnya prinsip reduce, reuse, dan recycle dalam kehidupan sehari-hari.

Manfaat Kolam Aquaponik Bagi Pesantren

Kolam aquaponik merupakan sistem pertanian yang menggabungkan budidaya ikan (akuakultur) dan tanaman (hidroponik) dalam satu kesatuan yang saling menguntungkan. Dalam sistem ini, air yang mengandung limbah ikan dimanfaatkan sebagai nutrisi bagi tanaman, dan tanaman berperan sebagai filter yang membersihkan air sebelum kembali ke kolam ikan. Berikut beberapa manfaat dari sistem aquaponik bagi Pesantren Alam Sabilul Huda:

  1. Kemandirian Pangan: Dengan adanya kolam aquaponik, pesantren dapat memproduksi ikan dan sayuran sendiri. Hal ini membantu mengurangi ketergantungan pada pasokan luar dan memastikan ketersediaan bahan pangan yang sehat dan segar.
  2. Pembelajaran Praktis: Program ini memberikan kesempatan kepada santri untuk belajar secara langsung tentang konsep pertanian berkelanjutan dan teknologi ramah lingkungan. Keterampilan ini sangat berharga dan dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari maupun masa depan mereka.
  3. Penghematan Biaya: Dengan memproduksi sendiri beberapa kebutuhan pangan, pesantren dapat menghemat biaya operasional. Selain itu, sistem aquaponik memerlukan lebih sedikit air dibandingkan metode pertanian konvensional, sehingga mengurangi biaya penggunaan air.
  4. Kelestarian Lingkungan: Sistem aquaponik mendukung pertanian organik tanpa penggunaan pestisida dan bahan kimia berbahaya. Hal ini membantu menjaga keseimbangan ekosistem dan mendukung upaya pelestarian lingkungan.
  5. Kesehatan dan Gizi: Produksi ikan dan sayuran segar di lingkungan pesantren memastikan bahwa para santri mendapatkan asupan gizi yang baik, yang sangat penting untuk kesehatan dan perkembangan mereka.

Peningkatan Keterampilan Santri Melalui Kolam Aquaponik

Pelatihan pembuatan kolam aquaponik di Pesantren Alam Sabilul Huda saat ini masih sederhana karena masih menggunakan melibatkan berbagai tahap, mulai dari perencanaan, pembuatan kolam, penanaman tanaman, hingga pemeliharaan ikan. Para santri diajarkan tentang siklus nitrogen, pemilihan jenis ikan dan tanaman, serta teknik pemeliharaan yang efisien. Kegiatan ini tidak hanya menambah wawasan mereka tentang pertanian modern, tetapi juga mengembangkan keterampilan praktis yang bermanfaat.

Pembuatan kolam aquaponik di Pesantren Alam Sabilul Huda menjadi salah satu materi pembelajaran bagi santri untuk membangun kemandirian dan pendidikan lingkungan. Program ini diharapkan dapat memberikan banyak manfaat, baik dari segi ekonomi, pendidikan, maupun lingkungan. Dengan demikian, pesantren Sabilul Huda kedepanya ini tidak hanya menjadi tempat menimba ilmu agama, tetapi juga pusat pembelajaran yang inovatif dan berwawasan lingkungan.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *

Tiktok